Bukan yang Diinginkan, Tetapi yang Dibutuhkan - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Bukan yang Diinginkan, Tetapi yang Dibutuhkan

Bukan yang Diinginkan, Tetapi yang Dibutuhkan

Bukan yang Diinginkan, Tetapi yang Dibutuhkan - seksehat.id

Tubuh kita dibangun dari makanan yang kita makan. Setiap organ tubuh memerlukan bagiannya dari gizi makanan, guna memulihkan jaringan-jaringan yang telah rusak. Otak harus diisi dengan porsinya, demikian pula tulang, otot, dan urat saraf menuntut bagian mereka masing-masing. Adalah proses menakjubkan yang mengubah makanan menjadi darah dan menggunakan darah untuk membangun berbagai bagian tubuh. Tetapi proses ini berlangsung terus, mengisi setiap saraf, otot, dan jaringan dengan unsur kehidupan dan kekuatan. Makanan haruslah dipilih yang paling memberikan unsur-unsur yang diperlukan untuk pembangunan tu buh. Dalam hal pilihan ini selera bukanlah penuntun yang aman.


Dengan kebiasaan makan yang salah maka selera pun jadi menyimpang. Seringkali selera menuntut makanan yang merusak kesehatan dan menyebabkan kelemahan bukannya kekuatan. Kita tidak aman mengikuti kebiasaan-kebiasaan yang salah. Penyakit dan penderitaan yang merajalela di mana-mana kebanyakan disebabkan oleh kesalahan umum dalam soal makanan, Haruslah berhati-hati dalam memilih makanan. Tuhan telah memberikan kepada kita berbagai jenis makanan yang menyehatkan, dan masing-masing orang harus memilih bahan-bahan yang berdasarkan pengalaman dan pertimbangan sehat yang ternyata paling cocok untuk kebutuhannya sendiri.

Jika pola makan buruk, beragam penyakit pun akan bermunculan, sedangkan pola makan yang baik akan menjadikan tubuh bugar dan sehat. Ada hubungan sejajar antara pola perilaku makan dan kesehatan. Seperti dalam ungkapan bijak mengatakan “you are what you eat” atau kesehatan tercermin dari apa yang Anda makan. Ya, pada pula makan dan kesehatan ada hubungan yang sejajar.

Dewasa ini karena tuntutan zaman yang serba cepat dan kesibukan bekerja telah menjadikan masyarakat cenderung lebih memilih makanan yang serba cepat saji atau instan. Seringnya mengonsumsi makanan instan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan tubuh. hal ini disebabkan makanan instan kebanyakan mengandung pengawet, pewarna, pemberi rasa, tingginya lemak, protein, dan banyak gula serta garam namun rendah serat.

Kebiasaan pola makan seperti ini dapat menjadi pemicu timbulnya penyakit degeneratif seperti stroke, obesitas, tekanan darah tinggi, jantung koroner, diabetes melitus, dan kanker. Agar dapat terhindar dari penyakit tersebut, hendaklah menghindari pola makan yang tidak sehat. Banyak mengonsumsi buah dan sayuran sangatlah penting bagi kesehatan tubuh, karena buah dan sayuran sebagai sumber vitamin, mineral esensial serta nutrisi mikro yang penting bagi kesehatan tubuh. Buah dan sayuran juga mampu mendetoksifikasi tubuh dari beragam zat karsinogen penyebab kanker, juga mengandung antioksidan tinggi. Antioksidan mampu mengubah sel-sel tubuh menjadi pengaman untuk melawan radikal bebas penyebab penyakit. 

Jadi, rumus itu menjadi sehat adalah jagalah pola makan, dan ingat:


"Makanlah makanan yang dibutuhkan tubuh, bukan yang dinginkan olehmu...."

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact