Hati-Hati dengan Lemak Hati - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Hati-Hati dengan Lemak Hati

Hati-Hati dengan Lemak Hati

Hati-Hati dengan Lemak Hati

Hati-Hati dengan Lemak Hati

Sebagaimana halnya organ tubuh lain, hati juga dapat diserang penyakit. Penyakit
hati dapat diakibatkan salah satu dari ketiga golongan penyakit berikut ini:

1. Malaria atau jenis anemia tertentu, di mana terjadi perusakan sel darah merah secara besar-besaran sehingga pigmen yang terlepas dari sel darah ini akan
menumpuk lebih banyak daripada apa yang dapat diolah oleh hati.

2. Penyumbatan saluran ke kantong empedu sehingga zat yang dihasilkan hati tidak bisa disalurkan keluar untuk disimpan di sana. Akibatnya, zat ini akan membanjiri darah lalu menimbulkan jaundice (sakit kuning).

3. Diserangnya sel-sel hati oleh virus sehingga menyebabkan hepatitis.


Zat-zat racun yang memasuki tubuh dapat mengakibatkan kerusakan pada sel-sel hati. Kerusakan jaringan hati ini akan diimbangi oleh kemampuannya untuk menggantikan sel-sel yang telah rusak dengan yang baru. Pertukaran sel-sel ini boleh jadi tidak akan terjadi secepat pertukaran sel yang terjadi di lambung dan usus. Akan tetapi, hati memiliki kemampuan yang hebat untuk memperbaiki bagiannya yang rusak.

Hati dapat kembali normal dalam tempo beberapa bulan walaupun 80% bagiannya telah rusak. Jaringan hati yang baru biasanya hampir mirip dengan yang digantikannya. Akan tetapi, jika kerusakan ini terjadi terlalu sering, di samping oleh sel hati yang baru, sel-sel yang telah rusak juga akan digantikan oleh sel yang lain yaitu sel lemak. Jika proses kerusakan ini terus berkembang, sel-sel hati yang rusak akan digantikan oleh serabut-serabut jaringan penyambung.

Banyaknya jaringan penyambung yang tertumpuk dalam hati akan merusak program perbaikan organ tersebut. Hati yang terisi banyak oleh jaringan ini akan memiliki banyak benjolan, menciut, dan mengeras. Kondisi ini disebut sirosis.

Ada dua hal yang berperan paling besar dalam pembentukan sirosis yaitu minuman beralkohol dan kurangnya gizi makanan. Seseorang yang makan sedikit tapi meminum 360 cc atau lebih whiskey setiap harinya, akan sangat mungkin menderita hati berlemak yang akan berkembang menjadi sirosis.


Penyakit sirosis dapat juga terjadi pada seseorang yang tidak pernah meminum alkohol karena sirosis dapat juga ditimbulkan oleh hepatitis, keracunan dalam jangka panjang, dan gagal jantung. Umumnya, prialah yang terkena penyakit ini, khususnya yang berusia antara 40-60 tahun. Untunglah ilmu kedokteran modern telah dapat menanggulangi penyakit ini dengan baik.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact