Inilah Penyebab Utama Kerusakan Telinga - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Inilah Penyebab Utama Kerusakan Telinga

Inilah Penyebab Utama Kerusakan Telinga

Penyebab Utama Kerusakan Telinga

Inilah Penyebab Utama Kerusakan Telinga

HARISEHAT.COM | Satu penyebab utama kerusakan pada telinga dalam adalah polusi suara, terutama suara yang melengking. Sebelum adanya peradaban modern, suara paling kuat yang ada boleh jadi hanyalah suara berfrekuensi rendah, seperti suara halilintar atau auman singa. Akan tetapi, sekarang kehidupan modern jauh lebih rebut daripada kehidupan sebelumnya dan banyak dari suara yang menimbulkan keributan
ini berfrekuensi tinggi. Walaupun sama-sama nyaring, telinga lebih dapat menoleransi suara rendah daripada suara tinggi.



Penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa suara ribut yang sangat nyaring (desibel tinggi) dapat merusak organ dalam seekor tikus sampai tingkat yang mematikan. Riset atas manusia juga menunjukkan bahwa suara yang nyaring juga dapat "mengobrak-abrik" organ tubuh manusia dengan merangsang timbulnya berbagai reaksi kimia yang merugikan, menaikkan tekanan darah, mempercepat denyut jantung, memperpendek napas, dan mengurangi aliran darah ke janin yang ada dalam kandungan.



Kasus stres pikiran, sulit belajar, tidur terganggu, serta kecelakaan lebih banyak ditemukan di daerah yang ribut daripada di daerah yang tenang. Riset menunjukkan bahwa suasana ribut akan mengurangi produktivitas pekerja. Sebagai contoh, riset terhadap sekretaris yang bekerja di lingkungan yang ribut menunjukkan bahwa 20% energi kerjanya digunakan untuk menanggulangi efek suara ribut yang ada di sekitarnya. Riset yang mirip juga telah dilakukan terhadap para eksekutif. Riset ini menunjukkan bahwa lebih banyak lagi energi yang mereka gunakan, yaitu 30%, untuk tujuan yang sama.

Berbagai riset yang dilakukan pada perkampungan yang tenang menunjukkan bahwa di sana hampir tidak ada kasus penumpulan indra pendengaran. Disimpulkan bahwa tidak akan terjadi penumpulan indra pendengaran jika manusia tidak selalu mendengar suara ribut yang nyaring. Suara ribut yang lebih dari 80 desibel dapat merusak organ pendengaran secara permanen, jika didengar terlalu lama. Ini disebabkan sel-sel rambut yang ada di dalamnya bukan dirancang untuk suara nyaring. Oleh karena itu, semakin nyaring suara yang masuk ke telinga, semakin kuat pula sel-sel rambut tersebut terguncang. Jika guncangan tersebut terjadi terlalu kuat dan terlalu lama, maka sel-sel itu akan melemah lalu rusak sehingga tidak dapat berfungsi lagi dengan baik.



Dunia orang tuli merupakan satu dunia yang sepi, mencekam, serta membosankan. Untuk itu, mari kita pelihara telinga kita dengan baik agar tetap dapat menikmati pelayanan yang baik pula darinya. Jauhkan rokok dan kopi, sebab keduanya akan "mencekik" pembuluh darah ke telinga dalam dan mengurangi suplai kebutuhannya.

(Keajaiban-keajaiban dalam tubuh manusia, 2005, Dr. Albert M. Hutapea, MPH.)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact