Mabuk Perjalanan? Inilah Tips dan Penjelasan Medisnya - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Mabuk Perjalanan? Inilah Tips dan Penjelasan Medisnya

Mabuk Perjalanan? Inilah Tips dan Penjelasan Medisnya

Mabuk Perjalanan? Inilah Tips dan Penjelasan Medisnya

HARISEHAT.COM Apakah kamu tahu kenapa seseorang yang memutar tubuhnya dengan cepat sambil berdiri tegak akan terasa pusing saat berhenti? Ini dikarenakan otak "bingung". Berita dari mata mengatakan bahwa tubuh telah berhenti berputar. Akan tetapi, cairan dalam pipa lengkung masih tetap bergerak sambil merangsang ujung-ujung saraf yang ada di dalamnya, sehingga berita dari sana menyatakan bahwa tubuh masih tetap berputar walaupun sebenarnya telah berhenti berputar. Artinya, terjadi mis-komunikasi antara otak dan tubuh. Maka, terjadilah insiden pusing tujuh keliling.

Pergerakan tersebut bukan hanya akan membuat seseorang pening tetapi juga akan membuatnya tidak bisa berdiri tegak. Hal ini timbul jika cairan pipanya bergerak begitu cepat sehingga otak akan kewalahan dalam menerima berita yang datang bertubi-tubi. Jika pergerakan cairan pipa ini terjadi dalam waktu lama, seperti sewaktu naik mobil yang melewati banyak tikungan atau kapal laut yang diombang-ambingkan ombak, maka akan timbul mabuk perjalanan. 


Mabuk perjalanan ditandai rasa letih, pusing, berkeringat, dan mual. Mabuk di perjalanan dapat dipicu dengan aktivitas membaca buku atau bermain gawai di dalam kendaraan. Kurang istirahat sebelum melakukan perjalanan jauh juga berpotensi menyebabkan mabuk. Beberapa kondisi terkait medis juga diketahui mempermudah mabuk di perjalanan, misalnya perempuan yang sedang menstruasi, hamil, atau mengkonsumsi pil KB. Seseorang yang mempunyai riwayat mabuk perjalanan biasanya pun rentan mengalami mabuk. 
Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan jauh dalam rangka liburan, tugas kerja, dan lain-lain, sebaiknya persiapkan diri Anda dengan cara berikut: 


  1. Banyak istirahat menjelang perjalanan jauh. 
  2. Makan dalam porsi sedikit sebelum dan sewaktu dalam perjalanan. 
  3. Jaga agar udara di dalam mobil tetap segar. Membuka jendela mobil sekali waktu diperlukan.
  4. Hindari alkohol menjelang berangkat dan sewaktu dalam perjalanan. 
  5. Minum obat antimabuk. Namun karena obat ini bekerja untuk mengurangi daya kerja saraf, maka obat ini hanya boleh digunakan pada saat tidak mengemudikan kendaraan.


Itulah beberapa tips mengurangi potensi mabuk perjalanan yang bisa Anda terapkan. Semoga bermanfaat ya.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact