Pokemon Go dan Kesehatan - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Pokemon Go dan Kesehatan

Pokemon Go dan Kesehatan

oleh Pulung Siswantara
(Ketua Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga)


Pokemon Go dan Kesehatan

Saat ini indonesia sedang dijangkiti wabah baru, bukan sebuah penyakit ataupun sebuah ancaman keamanan, tapi sebuah permainan yang mampu membuat banyak orang terbius untuk memainkannya. Pokemon Go, sebuah permainan buatan Niantic Labs dan The Pokemon Company yang membuat banyak orang tertarik untuk memainkannya.


Karakter yang sebenarnya sudah ada di era tahun 90an, saat ini menjadi booming baru di kalangan masyarakat. Kehebohan muncul ketika Pokemon Go dirilis pada tanggal 6 Juli lalu di Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru dengan bentuk permainan augmented reality, dimana memungkinkan kita untuk menikmati penggabungan dunia nyata dan dunia maya pada waktu yang bersamaan. Tentu saja kita memerlukan smartphone yang kita gunakan untuk menggabungkannya, melalui layar smartphone kita akan melihat bagaimana karakter pokemon itu bisa muncul dan kita bisa memainkannya.

Kehebohan lebih besar sebenarnya muncul karena berita yang muncul setelah Pokemon Go dirilis, mulai pekerja yang dipecat dari pekerjaannya, kecelakaan yang disebabkan karena memainkan permainan ini, bahkan sampai dengan isu intelejen yang dikeluarkan oleh beberapa pihak. Beberapa pakar mulai membahas hal itu, tapi belum sampai bagaimana dampak terhadap kesehatan.

Sebelum kita membahas tentang hubungannya dengan kesehatan tentu kita harus memahami dulu tentang pengertian kesehatan itu sendiri. World Health Organization (WHO) membuat defenisi secara universal tentang sehat, WHO menyatakan bahwa pengertian sehat adalah suatu keadaan kondisi fisik, mental, dan kesejahteraan sosial yang merupakan satu kesatuan dan bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. Dari pengertian itu bisa diambil sebuah rangkuman bahwa kesehatan itu bukan hanya masalah fisik, tapi juga ada aspek lain yang mendukung sebuah kesehatan.

Apabila kita melihat kembali permainan Pokemon Go dari sisi kesehatan fisik, sebenarnya permainan ini berdampak pada kesehatan fisik. Kesehatan fisik adalah ketika seseorang tidak mengeluhkan merasa sakit, maupun secara penilaian obyektif tidak merasa sakit.

Permainan dalam Pokemon Go mampu memaksa kita untuk bergerak, karena dalam permainan ini kita diharuskan mencari monster digital pada lingkungan fisik mereka. Kita dipaksa berkeliling dengan tanda yang sudah diberikan di layar gadget kita sehingga kita akan terus bergerak kesana kemari. Gerakan fisik yang kita lakukan tentu akan berdampak yang sama seperti kita olahraga ringan. Hal ini yang membuat permainan ini akan membantu kita dalam kesehatan fisik. Bagaimana dengan kesehatan sosial dan mental?

Sangat sulit ketika kita melihat dampak pada kesehatan sosial dan mental dari permainan ini, apakah berdampak baik atau tidak? Sebuah permainan ataupun perilaku mempunyai risiko untuk menjadi adiksi, adiksi adalah keadaan di mana seseorang menyukai sebuah dan dia akan mengalami ketagihan, apabila orang tersebut tidak mengkonsumsi dalam hal ini mungkin memainkan maka ia akan mengalami ‘kegelisahan’. Pada tahap ini para pemain akan gampang sekali untuk tergoda memainkan permainan ini kapan saja dan dimana saja, tahap ini sangat gampang sekali timbul dikarenakan jenis permainan dari Pokemon Go yang mampu menggabungkan antara dunia nyata dan dunia permainan.

Dilihat dari segi sosial, sebenarnya permainan Pokemon Go juga mempunyai dampak yang positif dan negatif. Pokestop dan gym dalam permainan pokemon merupakan sebuah tempat yang dikunjungi semua pemain karena disana mereka mencari kebutuhan permainan dan “bertarung” antar pemain. Tentunya apabila kita melihat ini sebagai sebuah interaksi sosial tentu sangat baik untuk kesehatan sosial dari manusia, karena mereka berkumpul dengan orang lain dan berinteraksi. Mereka tentu tidak selamanya berinteraksi dengan layar gadget, dan akan berinteraksi dengan pemain lain dan orang baru.

Masalah muncul dalam permainan ini ketika kita melihat banyaknya keluhan pemain yang tidak memperhatikan keselamatan mereka ketika sedang memainkan Pokemon Go. Beberapa memainkan Pokemon Go ini dengan berkendara. Hal ini dikeluhkan beberapa orang karena dianggap membahayakan keselamatan. Tentu saja hal ini sangat membahayakan dari segi kesehatan dan keselamatan.

Menurut Undang undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 283 menyatakan bahwa, “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi bisa dikenakan denda.” Merujuk dari hal itu, tentu saja memang bukan permainan Pokemon Go yang menjadi sasaran utama, tetapi mengingatkan kita bahwa mengemudi dan melakukan kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi kita tentunya sangat membahayakan keselamatan kita.

Sangat naif ketika kita mengatakan permainan Pokemon Go ini sebagai permainan yang membahayakan atau yang mendukung kesehatan secara tegas, tetapi diperlukan sebuah pertimbangan dan kedewasaan yang sangat baik dari para pemain. Permainan ini bisa berakibat positif dan juga bisa berakibat negatif tergantung bagaimana kita memainkan, dan mampu memisahkan kehidupan nyata dan permainan ini secara tegas.***

(Sumber: Gugus Opini Kesehatan Masyarakat #3, Editor: Agung Dwi Laksono, Health Advocacy & Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI), 2017)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact