Tiga Alasan Kenapa Helai Rambut tidak Semua Sama Panjangnya - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Tiga Alasan Kenapa Helai Rambut tidak Semua Sama Panjangnya

Tiga Alasan Kenapa Helai Rambut tidak Semua Sama Panjangnya

Tiga Alasan Kenapa Helai Rambut tidak Semua Sama Panjangnya


Tiga Alasan Kenapa Helai Rambut tidak Semua Sama Panjangnya

HARISEHAT.COM | Pernah dengar pepatah: “Rambut adalah mahkota manusia” kan? Tentu saja pernah. Itulah kenapa, kita tidak boleh main-main dengan rambut. Karena ia merupakan kehormatan kita. Namun, terlepas dari betapa berharganya rambut, pernahkah Anda tahu sebuah fakta bahwa: rambut di kepala kita tidak semua sama helai panjangnya? Ada tiga alasan mengapa hal itu terjadi:



1. Tidak semua rambut mulai bertumbuh pada waktu yang sama. Itu sebabnya ada rambut yang panjang, ada yang baru saja rontok, ada yang baru mulai tumbuh, dan ada juga yang masih pendek.

2. Rata-rata setiap folikel yang aktif hanya akan menghasilkan sel rambut baru selama 2-7 tahun saja. Setelah aktif berproduksi, folikel tersebut akan beristirahat selama 3 bulan untuk mereparasi peralatan yang telah aus atau rusak selama masa produksi. Pada saat folikel berhenti beroperasi, rambut yang telah dihasilkannya selama ini akan cenderung rontok. Jadi suatu hal normal jika hingga sekitar 75 helai rambut rontok setiap hari.


3. Telah diperkirakan bahwa setiap saat sekitar 15% dari total folikel yang terdapat pada kulit manusia berada dalam keadaan istirahat. Sebagian dari jumlah ini adalah folikel yang terdapat di kulit kepala. Itu sebabnya tidak mungkin semua rambut kepala memiliki panjang yang sama.

Tingkat laju produksi masing-masing folikel berbeda pada bagian tubuh yang berbeda pula. Ada yang cepat ada pula yang lambat. Contoh, folikel bulu mata dan alis lebih banyak beristirahat daripada berproduksi. Folikel kumis dan janggut lebih produktif daripada folikel rambut kepala.



Sebagian orang percaya bahwa rambut dan kuku seorang yang telah meninggal akan bertambah panjang. Anggapan ini tidak benar. Sebab yang sebenarnya terjadi adalah sebagai berikut: Kulit seorang yang telah meninggal akan menciut sehingga bagian dari rambut dan kulit yang tadinya berada di bawah kulit itu akan terbuka keluar, sehingga kuku dan rambut itu seakan-akan bertambah panjang.


Rujukan:
Keajaiban-Keajaiban dalam Tubuh Manusia, 2005, Dr. Albert M. Hutapea, MPH.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact