Apa yang Alkitab Katakan mengenai Seks? - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Apa yang Alkitab Katakan mengenai Seks?

Apa yang Alkitab Katakan mengenai Seks?



Andaikan Anda ingin mengetahui apa yang Alkitab ajarkan mengenai s3ks, bagaimanakah Anda akan mencarinya? Sebuah pencarian kata dari istilah sex dalam Alkitab Bahasa Inggris menunjukkan bah wa istilah tersebut hampir selalu dipakai di dalam konteks imoralitas s3ksual (Yun.: porneia – yang darinya kita memperoleh istilah “pornografi”). Maka Anda mungkin menyimpulkan bahwa Alkitab tidak ba nyak mengajar kita tentang s3ks, dan bahwa ketika Alkitab membicarakan tentang s3ksualitas, itu dilakukan hanya dalam bentuk yang negatif, bersifat melarang, dan terlalu sopan.



Tetapi ini merupakan kesimpulan yang agak dangkal. Alkitab berbicara banyak tentang s3ks, sebab Alkitab berbicara banyak tentang segala sesuatu. Maka, daripada hanya mencari istilah s3ks di dalam Alkitab, strategi yang lebih produktif adalah mencari di dalam Alkitab frasa segala sesuatu, sebab s3ks jelas merupakan salah satu bagian dari segala sesuatu. Berikut ini adalah contoh dari pencarian seperti ini, yang tersingkap dalam Firman Allah yang berkuasa:

  1. S3ks diciptakan oleh Allah (“Di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu” – Kol. 1:16).
  2. S3ks terus ada oleh kehendak Kristus (“segala sesuatu ada di dalam Dia” – Kol. 1:17).
  3. S3ks disebabkan oleh Allah (“segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendakNya” – Ef.1:11).
  4. S3ks tunduk kepada Kristus (“Segala sesuatu telah diletakkanNya di bawah kaki Kristus” – Ef. 1:22)
  5. Kristus  memperbarui s3ks  (“Lihatlah, Aku  menjadikan segala sesuatu baru!” – Why. 21:5).
  6. S3ks baik (“semua yang diciptakan Allah itu baik” – 1Tim. 4:4).
  7. S3ks sah dalam konteks perkawinan (“Segala sesuatu diperbolehkan” – 1Kor. 10:23).
  8. Ketika kita melakukan hubungan s3ks, kita harus melakukannya untuk kemuliaan Allah (“jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah” – 1Kor. 10:31).
  9. S3ks dipakai oleh Allah untuk mendatangkan kebaikan bagi anakanak Allah (“Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah” – Rm. 8:28).
  10. Kita harus bersyukur kepada Allah atas s3ks (“Suatu pun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur” – 1Tim. 4:4).
  11. S3ks harus dikuduskan oleh Firman Allah dan doa (semua …dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa” – 1Tim. 4:45).
  12. Kita harus berjagajaga agar tidak diperbudak oleh s3ks (“Aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun” – 1Kor. 6:12).
  13. Kita tidak boleh bersungutsungut tentang s3ks (“Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungutsungut”  – Flp. 2:14).
  14. Kita harus bersukacita di dalam Tuhan selama melakukan hubungan s3ks (“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!” –Flp. 4:4).
  15. Kita harus puas di dalam s3ks (“Supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu” – 2 Kor. 9:8).
  16. Kita harus melakukan dan menginginkan  hubungan s3ks dalam pengudusan dan penghormatan: “supaya kamu masingmasing mengambil seorang perempuan menjadi istrimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan” – 1Tes. 4:4).
  17. Pasangan hidup tidak boleh “saling menjauhi [secara s3ksual], kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu,” supaya mereka bisa mengabdikan  diri pada doa (1Kor. 7:5).
  18. Namun kemudian mereka diperintahkan  untuk “kembali hidup bersamasama [secara s3ksual], supaya Iblis jangan menggodai [mereka] karena [mereka] tidak tahan bertarak” (1Kor. 7:5).
  19. Dalam zaman yang bobrok ini, s3ks itu suci dan tidak suci (“Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatu pun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis” – Tit.1:15).


Betapa semua ayat Alkitab ini bisa menjadi rangkaian khotbah yang hebat! Suatu studi yang saksama terhadap ayat
ayat ini, dalam konteks keseluruhan keputusan kehendak Allah, akan menunjukkan bahwa s3ks tidak bisa dipahami dengan tepat atau dipraktikkan dengan sepatutnya tanpa melihat bagaimana s3ks berkaitan dengan Allah. Merupakan harapan dan doa kami agar babbab yang terkumpul dalam buku ini menolong Anda mengorientasikan seluruh hidup dan wawasan dunia Anda – termasuk kehidupan s3ks Anda dan pandangan Anda tentang s3ksualitas – kepada kemuliaan Allah di dalam Kristus.

_____
Sumber: S3ks dan Supremasi Kristus, John Piper dan Justin Taylor, Jakarta: Momentum, 2008

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact