Hati-Hati, Virus Corona bisa Menular dari Tempat Laundry (Penatu) - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Hati-Hati, Virus Corona bisa Menular dari Tempat Laundry (Penatu)

Hati-Hati, Virus Corona bisa Menular dari Tempat Laundry (Penatu)

Hati-Hati, Virus Corona bisa Menular dari Tempat Laundry (Penatu)


HARISEHAT.COM ~ Saati ini, hampir dari seluruh penjuru arah kita dikepung oleh yang namanya virus Corona atau Covid 19. Pengepungan tersebut terjadi baik oleh virus Corona yang tak terlihat oleh mata telanjang atau oleh kata "Corona" itu sendiri. Kata Corona hampir kita dengar di semua media sosial, media massa, warung kopi, clkafe, pasar, bahkan percakapan di rumah dan tempat ibadah. Mengingat vaksin untuk menghadapi virus Corona ini belum ditemukan sampai hari ini, masyarakat diimbau agar mencegah penularannya,  karena memang hanya itu yang bisa dilakukan.

Pencegahan penularan virus Corona itu sendiri dilakukan oleh masyarakat melalui berbagai cara, misalnya memakai masker, rajin cuci tangan, dan lain sebagainya. Namun tahukah Anda bahwa selain sejumlah pencegahan penularan virus Corona tersebut di atas ada hal lain yang luput dari perhatian masyarakat, yaitu penularan virus Corona melalui pakaian.

Itu artinya penularan virus Corona tidak hanya terjadi melalui kontak fisik dengan orang yang terkena virus Corona. Virus Corona juga bisa menular melalui benda mati, seperti pakaian.


Bicara tentang pakaian, banyak masyarakat yang mencuci pakaian kotornya menggunakan jasa laundry kiloan yang ada di pinggir jalan atau penatu. Padahal virus Corona bisa menular dari sana. Kenapa bisa?
Bisa saja, ketika tempat laundry tersebut menerima pakaian dari orang yang terinfeksi Corona. Maka, pakaian lain juga bisa terkena. Karena dicuci di tempat atau mesin yang sama. Artinya, virus pun bisa beralih tempat dari satu pakaian ke pakaian lainnya.

Oleh karena itu, sebaiknya yang biasa melempar pakaian kotor ke jasa laundry, berhenti sementara dan mencucinya sendiri di rumah. Demi untuk mencegah penularan virus Corona.

Lantas bagaimana dengan orang-orang khususnya setelah membaca artikel ini sudah terlanjur menaruh pakaian di jasa laundry?

Apakah pakaiannya dibiarkan saja di tempat laundry, atau diambil kemudian dibakar?

Jangan! Apalagi jika pakaian tersebut merupakan pakaian kesayangan atau pakaian-pakaian yang dibeli dengan harga yang mahal. Lantas bagaimana solusinya? Tenang jangan takut.

Perlu diketahui bahwa menurut informasi yang beredar, virus Corona yang menempel di benda-benda mati, seperti baju, bertahan hidup maksimal selama 8 sampai 9 jam. Jika virus tersebut tidak menemukan atau tidak menempel pada benda hidup selama itu, dia akan 'mati' dengan sendirinya. Namun, informasi tersebut belum divalidasi secara medis. Pada hakikatnya, virus merupakan parasit sejati. Virus punya sifat antara hidup dan mati. Sebab, dia hanya bisa berkembang dan tidak, walaupun bisa saja tetap hidup.
Itu artinya, ketika ketika Anda terlanjur mencuci pakaian di jasa laundry, ambillah pakaian tersebut, bawa ke rumah, dan biarkan selama 9 jam, jangan dibuka apalagi dipakai.


Kenapa masyarakat sebaiknya mencuci pakaiannya sendiri di rumah bukan di jasa laundry? Hal ini juga untuk menghindari penularan virus Corona dari pegawai laundry kepada masyarakat yang menggunakan jasanya. Karena dikhawatirkan, virus Corona dari pakaian orang yang terinfeksi tersebut lebih dulu tertular hidup padanya. Jadi, sekali lagi untuk sementara, masyarakat lebih aman mencuci pakaian sendiri di rumah.

Mari kita lakukan segala cara untuk mencegah penularan virus Corona ini. Sadar dan ingatlah bahwa untuk saat ini: MENJADI SOLITER (SENDIRI) ADALAH SOLIDARITAS (BERSAMA) YANG SEBENARNYA!

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact