Hidup Sehat Tak Bergantung pada Orang Lain - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Hidup Sehat Tak Bergantung pada Orang Lain

Hidup Sehat Tak Bergantung pada Orang Lain

Hidup Sehat Tak Bergantung pada Orang Lain
oleh dr. Handrawan Nadesul


HARISEHAT.COM ~ Menjadi tua itu memang fungsi dan kerja mesin tubuh sudah serba berkurang. Namun, bukan kehilangan. Jika bisa terus terjaga bugar, tak perlu ada yang hilang dalam melakukan aktivitas harian. Juga untuk menolong diri sendiri. Kecuali ada penyakit atau gangguan fisik dan pikiran, sehingga ada bagian dari kemampuan diri yang hilang. 

Hanya karena itu di sisa hidup kita terpaksa membutuhkan bantuan orang lain. Maka, agar itu tidak terjadi, sejak di hulu, hidup sudah dikelola dengan elok. Juga dalam hal kemampuan finansial. 

Eloknya sudah tekun menabung sejak usia muda. Bukan zamannya lagi berharap dari anak ketika usia tua, atau dari siapa pun. Mandiri secara finansial, harga diri pribadi orang yang sudah berjasa bagi keluarga, masih tetap terjaga.

Bukan masanya lagi hidup harus memilih di panti jompo, kalau mampu hidup merdeka mandiri di sebuah rumah masa depan. Tetap melakukan keperluan pribadi serba sendiri tanpa perlu menyusahkan orang lain. Bahkan tanpa bantuan dari anak istri atau suami sekalipun. 

Tua, sehat, dan mandiri seperti itu harus menjadi cita-cita setiap generasi. Dunia medik mengingatkan, lebih separuh penyakit dan akibat yang disisakannya, sebetulnya tak perlu terjadi jika sejak di awal hulu kehidupan kita dengan benar memperlakukan badan.

Orang menjadi sesehat-sehatnya kalau pintar berinvestasi untuk hidup sehat. Tiga pilar investasi dalam hal makan, bergerak badan, dan hidup seimbang perlu dibangun. 

Jadi, kalau di "usia emas" sampai membawa penyakit yang sebetulnya tidak perlu ada, berarti kita menyia-nyiakan modal sehat yang 100 persen Tuhan berikan. Rakus makan, malas bergerak badan, lupa kalau hidup begini pendek dan kematian begitu panjang, dengan cara seperti itu hidup seseorang menjadi tersesat. 

Ingat menabung juga untuk di akhirat. Bersikap hidup tenang dan tidak loba dengan apa yang dimiliki. Tidak lagi elok bermimpi memikirkan apa yang tidak dimiliki. Bersyukur kendati hanya menjadi orang biasa menjadi kunci bisa hidup ayem dalam menjalani. Tak ubahnya ketulusan untuk pasrah menyerahkan kehidupan seindah air mengalir saja.

Mari mulai hidup sehat dari sekarang, agar ketika tua nanti tidak bergantung pada orang lain, bahkan anak cucu.

Sumber: buku Jurus Sehat tanpa Ongkos (2008)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact