Akupuntur sebagai Seni dan Keterampilan - Sim Kie Jie - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Akupuntur sebagai Seni dan Keterampilan - Sim Kie Jie

Akupuntur sebagai Seni dan Keterampilan - Sim Kie Jie

Akupuntur sebagai Seni dan Keterampilan 
Oleh Sim Kie Jie


HARISEHAT.COM ~ Dukungan dari WHO sejak tahun 1984 terhadap akupuntur telah membantu pengembangan ilmu pengobatan traditional Tionghoa ini. Indikasi penyakit yang dapat diterapi oleh metode akupuntur ini sangat luas, yang mencakup: penyakit dalam, penyakit saraf, penyakit mata, penyakit pada organ reproduksi, penyakit telinga, hidung, dan tenggorokan, penyakit anak, dan lain-lain. Ilmu akupunktur adalah sains Dalam buku Medical Acupuncture, a journal for Physicians by Physicians, Edward S. Garbacz, MD dan Sean C. Marshall, Dac menulis sebagai berikut: 

"Chinese medicine, including acupuncture, is a science in its own right. Chinese medicine may seem mysterious to many in Western scientific and medical fields, but it is a science. The scienti and practioners of Han period of China (late 2 BC), the period that produced and recorded the principles of Daoism and Chinese thought and philosophy, grappled with understanding, recording, and applying the same laws of physics and biology that we deal with today." "The science that resulted did so without the equivalent of modern technology or desire to quantify. Furthermore, because of its qualitative nature and inclusive, inductive approach, traditional Chinese science has, in many ways, been more successful than its Western counterpart in illuminating the working nature. This has produced a potent method of understanding, preventing, diagnosing, and treating infirmity at a level of sophistication and accuracy is unique, are concordant with the most advanced physical scientific theories, and has stood the test of time."

Hasil dari pengobatan dengan cara akupuntur ditentukan oleh ketepatan diagnosis. Untuk dapat mendiagnosis dengan tepat diperlukan keterampilan pemeriksaan yang menyeluruh dan saksama serta penganalisisan yang mendalam. Cara penegakan diagnosis dalam ilmu pengobatan traditional Tionghoa berbeda dengan kedokteran Barat. Penegakan diagnosis dalam kedokteran Barat menggunakan peralatan medis yang canggih seperti pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan sinar X, ultrasonografi, CT Scan, MRI, endoskopi, dan lain-lain. Berbeda halnya dengan penegakan diagnosis dalam akupuntur, penegakan diagnosis dilakukan dengan panca indera. Harus diakui bahwa cara ini memiliki keterbatasan. Namun, dengan penguasaan ilmu akupuntur dan cara penganalisisan yang baik, diagnosis yang tepat dapat ditegakkan. 

Cara analisis dan penegakan diagnosis yang dianut dalam ilmu pengobatan traditional Tionghoa adalah cara pendekatan makro, sedangkan kedokteran Barat menggunakan pendekatan mikro. Dibandingkan dengan kedokteran Barat, pendekatan makro mungkin kurang mendetail. Namun, dengan memandang penderita sebagai suatu kesatuan organik maka pengobatan terhadap penderita dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya ditujukan pada penyakitnya. Dalam praktik, kedua cara pemeriksaan dan diagnosis tersebut dapat digabungkan sehingga diharapkan memberikan hasil yang maksimal. Hal ini akan dibahas dalam buku berikutnya. 

Akupunktur adalah Seni dan Keterampilan Efek akupuntur selain ditentukan oleh hasil analisis yang mendalam, diagnosis yang tepat, serta pengambilan titik-titik yang sesuai dengan hasil diagnosis, juga berkaitan erat dengan teknik dan seni Hal ini sesuai dengan pernyataan dalam Zhenjiu Yi Xue, yang menyatakan bahwa mengambil titik tidak sulit. Yang sulit adalah shou fa (memberi yang dikuasai stimulasi yang diperlukan menurut hasil diagnssis Cata simuias fersebut ada bermacam-macam, diantaranya adalahe hr menguatikan), xie (sedatif), ping bu ping.tie,ow tias liang shao shan has tas lain-lain Tiap ahli memiliki kemampuan seknik dan seni yang betbeda sehingga rasa saat permulaan penjaruman, peraaan limu, konduksi atau transmisi zhen gan (rasa akupunktur) yang dialami sieh pendetita juga akan berbeda. 

Kemampuan teknik dan seni tersebut sangat berhubungan dengan pelatihan yang dilakukan. Perbedaan dalam teknik dan seni menyebabkan adanya variasi efek terapi yang berbeda.

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact