Vegetarianisme dalam Islam - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Vegetarianisme dalam Islam

Vegetarianisme dalam Islam



HARISEHAT.COM ~ Membunuh hewanadalah tindakan yang kejam, lalu mengapa umat Muslim justru mengkonsumsi makanan nonvegetarian? Kini istilah "Vegetarianisme" telah menjadi hal yang populer di seluruh dunia. Beberapa orang bahkan menghubungkan hal itu dengan hak asasi hewan yaitu ada sebagian besar orang menganggap bahwa konsumsi daging dan produk-produk non-vegetarian lainnya merupakan pelanggaran terhadap hak asasi hewan. Islam memerintahkan umatnya untuk bermurah hati dan berbelas kasih pada semua makhluk hidup. Bersamaan dengan itu, Islam juga menyatakan bahwa Allah telah menciptakan bumi dan seisinya, termasuk tumbuh-tumbuhan dan hewan untuk kepentingan manusia. Kemudian, hal itu diserahkan kepada manusia untuk mengupayakan segala sumber daya yang sudah disiapkan untuk mereka dengan bijaksana sebagai nikmat dan amanat dari Allah. 

Mari kita lihat bermacam pendapat berikut:

1) Seorang Muslim boleh menjadi vegetarian murni

Seorang Muslim boleh menjadi seorang Muslim yang baik meskipun menjadi vegetarian murni. Tidaklah diwajibkan bagi seorang Muslim untuk menjadi pengkonsumsi non-vegetarian.

2) Al Qur'an mengijinkan umat Muslim untuk mengkonsumsi makanan nonvegetarian

Al-Qur'an, bagaimanapun, mengijinkan umat Muslim untuk mengkonsumsi makanan nonvegetarian. Ayat-ayat Al-Qur'an berikut menjadi bukti diijinkannya umat Muslim untuk mengkonsumsi makanan non-vegetarian:

"Hai orang-orang yang beriman! Penuhilah aqad-aqad itu.Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu." 
[Al-Qur'an5:l]

"Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu (manusia): padanya ada bulu yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya (dagingnya) kamu makan." [Al-Qur'an 16:5] 

"Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air (susu) yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan (dagingnya) kamu makan" [Al-Qur'an 23:21]

3) Daging mengandung banyak nutrisi dan kaya protein

Makanan nonvegetarian merupakan sumber protein yang baik. Makanan itu mengandung protein lengkap secara biologis yaitu asam amino esensial 8 yang tidak disintesis oleh tubuh dan penting dalam diet. Daging juga mengandung zat besi, vitamin BI dan niacin.

4) Manusia memiliki gigi Omnivora

Jika kita memperhatikan gigi hewan herbivora (pemakan tumbuhan) seperti sapi, kambing dan domba, kita akan menemukan pola susunan gigi yang nyaris sama. Semua hewan tersebut memiliki susunan gigi yang datar yaitu yang cocok untuk mengkonsumsi tumbuhan. Jika kita memperhatikan susunan gigi pada hewan karnivora (pemakan daging) seperti singa, harimau, atau macan tutul, mereka memiliki susunan gigi yang runcing yaitu yang cocok untuk mengkonsumsi daging.

Jika kita memperhatikan susunan gigi manusia, kita memiliki susunan gigi datar dan juga runcing. Artinya, mereka memiliki gigi yang cocok untuk mengkonsumsi makanan herbivora maupun 
karnivora, alias masuk kategori omnivore (pemakan segala). Seorang bisa bertanya, jika Tuhan menginginkan manusia hanya mengkonsumsi tumbuhan mengapa Tuhan memberi kita gigi yang 
runcing (gigi taring)? Keberadaan dua jenis gigi, baik gigi herbivora dan karnivora, secara logis menjadi penegas bahwa Tuhan mengharapkan kita untuk mengkonsumsi baik makanan vegetarian maupun non-vegetarian.

5) Manusia bisa mencerna baik makanan vegetarian maupun nonvegetarian

Sistem pencernaan hewan herbivora adalah khusus untuk mencerna tumbuh-tumbuhan. Sistem pencernaan hewan karnivora juga khusus hanya untuk mencerna daging. Tapi sistem pencernaan manusia bisa untuk mencernai baik makanan vegetarian maupun non-vegetarian. Jika Tuhan hanya menginginkan manusia untuk memakan tumbuhan saja, mengapa Tuhan memberi sistem pencernaan yang memungkinkan manusia untuk mencerna baik makanan vegetarian maupun nonvegetarian?

6) Bahkan tumbuhan adalah makhluk hidup

Beberapa agama yang mengadopsi sistem vegetarianism murni sebagai hukum pola makan mereka dikarenakan mereka menolak pembunuhan terhadap makhluk hidup. Jika seseorang dapat 
hidup tanpa membunuh satupun makhluk hidup, saya akan menjadi orang pertama yang akan meniru cara hidup yang demikian. Dahulu kala, manusia berpikir bahwa tumbuhan bukanlah makhluk hidup. Sekarang, sudah menjadi fakta yang mendunia bahwa bahkan tumbuhan pun hidup. Maka, logika bahwa tidak membunuh makhluk hidup bahkan tidak bisa dipenuhi meski dengan menjadi vegetarian murni.

7) Bahkan tumbuh-tumbuhan bisa merasakan sakit

Manusia kemudian berpendapat bahwa tumbuhan tidak bisa merasakan sakit, sehingga memotong tanaman tidaklah sekriminal jika dibandingkan dengan membunuh hewan. Sekarang, ilmu 
pengetahuan telah memberi tahu kita bahwa, bahkan tumbuhan bisa merasakan sakit. Namun, tangisan tumbuhan tidak bisa didengar oleh manusia. 

Hal ini dikarenakan ketidakmampuan telinga manusia untuk menangkap getaran suara diluar kemampuan telinga manusia yang hanya mampu menangkap getaran dengan frekuensi 20 Hertz sampai 20.000 Hertz. Getaran di atas tingkatan tersebut, baik yang lebih besar maupun lebih kecil tidak bisa didengar manusia. Seekor 
anjing dapat mendengar getaran sampai dengan frekuensi 40.000 Hertz. 

Itulah sebabnya diciptakan peluit diam khusus untuk anjing dengan frekuensi lebih dari 20.000 Hertz dan kurang dari 40.000 Hertz. Suara tersebut hanya bisa didengar oleh anjing dan tidak oleh manusia. Anjing mengenali suara tersebut dan akan datang menuju ke sumber suara. Riset ini dilakukan oleh seorang petani di Amerika Serikat yang menemukan alat yang bisa mengubah tangisan tumbuhan sehingga bisa didengar oleh manusia. Dia kemudian menyadari ketika tumbuhan menangis kehausan. Riset terbaru menyatakan bahwa tumbuhan juga bisa merasakan bahagia dan sedih, juga bisa menangis.

8) Membunuh makhluk hidup yang memiliki dua indera bukanlah kejahatan yang lebih rendah Vegetarian berpendapat bahwa tumbuhan hanya memiliki dua atau tiga indera, sementara hewan 
memiliki lima indera sehingga membunuh tumbuhan itu tidak sekejam membunuh hewan. Misalnya saudara laki-lakimu terlahir tuli dan bodoh, dan memiliki dua indera saja jika dibandingkan dengan manusia lainnya. Ketika dewasa, seseorang membunuhnya. Apakah anda akan meminta hakim untuk memberikan hukuman lebih sedikit untuk tindak kejahatan pembunuhan itu karena saudara laki-lakimu memiliki dua indera saja jika dibandingkan dengan 
manusia lain pada umumnya? Pada kenyataannya, Anda pasti akan mengatakan bahwa pembunuh itu telah membunuh seorang yang "ma'sum", orang yang tidak berdosa, dan hakim seharusnya
memberikan hukuman yang lebih besar. Dalam Al-Qur'an dinyatakan:

"Hai sekalian manusia! Makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi" [Al-Qur'an 2:168] 

9) Populasi ternak yang berlebihan

Jika semua manusia menjadi vegetarian, maka jumlah ternak di dunia akan berlebih sebab laju reproduksi dan perkembangbiakannya sangat cepat. Allah (swt) dengan KebijaksanaanNya mengetahui bagaimana caranya menjaga keseimbangan makhluk ciptaannya. Maka tidak heran jika Allah mengijinkan kita untuk mengkonsumsi daging ternak.

10) Harga daging menjadi masuk akal karena tidak semua orang menjadi nonvegetarian

Saya tidak keberatan jika beberapa orang menjadi vegetarian murni. Namun demikian, mereka tidak seharusnya mengatakan bahwa non-vegetarian itu keji. Jika semua orang Indian menjadi nonvegetarian, maka nonvegetarian yang sekarang akan kalah karena harga daging akan meningkat.

Dengan demikian, Islam membolehkan seorang Muslim untuk menjadi vegetarian atau bukan. Intinya dalam menikmati atau memakan apa yang Allah sediakan melalui alam raya harus diawali dengan bismillah dan diakhiri dengan alhamdulillah. Hal itu sebagai bentuk pengakuan akan nikmat Allah serta ucapan terima kasih kepada-Nya atas segala bentuk yang telah disediakan di bumi ini, baik beruapa makanan vegetarian atau nonvegetarian.


___
Sumber: Jawaban Dari Berbagai Pertanyaan Mengenai Islam, Dr. Zakir Abdul Karim Naik, Penerjemah: Aretha Aprilia, dkk

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact