27 Penyakit Akibat Stres - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

27 Penyakit Akibat Stres

27 Penyakit Akibat Stres

27 Penyakit Akibat Stres


HARISEHAT.COM ~ Para ilmuwan telah mengetahui bahwa semakin parah tingkat stres, maka akan semakin lemahlah peran positif sel-sel darah merah di dalam darah. Menurut sebuah penelitian yang dikembangkan oleh Linda Naylor, pimpinan perusahaan alih teknologi Universitas Oxford, pengaruh negatif berbagai tingkatan stres pada sistem kekebalan tubuh kini dapat diukur.

Terdapat kaitan erat antara stres dan sistem kekebalan tubuh. Stres kejiwaan memiliki dampak penting pada sistem kekebalan dan berujung pada kerusakannya. Saat dilanda stres, tak meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh, yang melemahkan sistem kekebalan. Atau dengan kata lain, terdapat hubungan langsung antara tak, sistem kekebalan tubuh dan hati.

Para pakar di bidang ini menyatakan:

Pengkajian terhadap stres kejiwaan atau stres raga telah mengungkap bahwa selama stres berat berlangsung terjadi penurunan pada daya kekebalan yang berkaitan dengan keseimbangan hormonal. Diketahui bahwa kemunculan dan kemampuan bertahan dari banyak penyakit termasuk kanker terkait dengan stres.

Singkatnya, stres merusak keseimbangan alamiah dalam diri manusia. Mengalami keadaan yang tidak normal ini secara terus-menerus akan merusak kesehatan tubuh, dan berdampak pada beragam gangguan fungsi tubuh. Para ahli menggolongkan dampak buruk dari stres terhadap tubuh manusia dalam sejumlah kelompok utama sebagaimana berikut:

1. Cemas dan Panik: Suatu perasaan yang menyebabkan peristiwa tidak terkendali. Mengeluarkan keringat yang semakin lama semakin banyak
2. Perubahan suara: Berbicara secara gagap dan gugup
3. Aktif yang berlebihan: Pengeluaran energi yang tiba-tiba, pengendalian diabetik yang lemah
4. Kesulitan tidur: Mimpi buruk
5. Penyakit kulit: Bercak, bintik-bintik, jerawat, demam, eksim, dan psoriasis.
6. Gangguan saluran pencernaan: Salah cerna, mual, luka pada permukaan dalam dinding saluran pencernaan
7. Penegangan otot: gigi yang bergesekan atau terkunci, rasa sakit sedikit tapi terus-menerus pada rahang, punggung, leher dan pundak.
8. Infeksi berintensitas rendah: pilek, dan sebagainya.
9. Migrain
10. Denyut jantung dengan kecepatan yang tidak wajar, rasa sakit pada dada, tekanan darah tinggi.
11. Ketidakseimbangan ginjal, menahan air.
12. Gangguan pernapasan, pendek napas.
13. Alergi
14. Sakit pada persendian
15. Mulut dan tenggorokan kering
16. Serangan jantung
17. Melemahnya sistem kekebalan
18. Pengecilan di bagian otak
19. Perasaan bersalah dan hilangnya percaya diri
20. Bingung, ketidakmampuan menganalisa secara benar, kemampuan berpikir yang rendah, daya ingat yang lemah
21. Rasa putus asa yang besar, meyakini bahwa segalanya berlangsung buruk
22. Kesulitan melakukan gerak atau diam, memukul-mukul dengan irama tetap
23. Ketidakmampuan memusatkan perhatian atau kesulitan melakukannya
24. Mudah tersinggung dan sangat peka
25. Bersikap yang tidak sesuai dengan akal sehat
26. Perasaan tidak berdaya atau tidak berpengharapan
27. Kehilangan atau peningkatan nafsu

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact