Buah Kesukaan Rasulullah saw - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Buah Kesukaan Rasulullah saw

Buah Kesukaan Rasulullah saw


Buah Kesukaan Rasulullah saw

Suatu ketika Abu Daud pernah mengatakan, "Di antara buah-buahan yang disukai Rasulullah saw, adalah anggur dan melon." Kenapa Nabi saw. begitu menyukai buah ini? Karena melon bisa meredakan rasa panas. Jadi bukan sekedar kesegaran yang bisa direguk. Nabi saw. biasanya makan melon bersama dengan kurma segar, sebagaimana sabda beliau: "Yang satu mengusir panas, yang lain mengusir dingin." (HR. Tirmidzi). 

Juga ada hadits terkenal yang dinisbatkan kepada Ibnù Abbas, yang menyatakan bahwa melon adalah makanan dan minuman, serta bau-bauan. la mencuci kandung kemih, membersihkan perut, meningkatkan cairan tulang punggung, membantu hubungan seksual, menjernihkan penglihatan dan menghentikan pilek. Akan tetapi, sifat-sifat ini mungkin hanya ada pada melon kuning. 

Dalam ilmu medis, sebenarnya, bukan rasa manis semata yang diperoleh dari melon, tapi banyak kegunaan dan vitamin yang dikandung buah ini. Jenis melon yang berwarna hijau bersifat dingin dan basah, sedangkan yang berwarna kuning cenderung panas. Jika digunakan sebagai minyak tetes mata, melon bisa membuat mata bercahaya dan semakin mempertajam penglihatan. 

la juga merupakan diuretik dan bisa tercerna dengan cepat. Di samping itu, melon bisa membantu menghilangkan noda-noda hitam di wajah. Caranya dengan menggosok-gosokkan bagian muka. Maka wajar, jika kemudian banyak produksi kosmetik yang menggunakan melon sebagai bahan dasar kecantikan. 

Buah ini juga membantu mengusir batu dalam ginjal dan kantung kemih. la juga berfungsi sebagai obat pencahar bagi setiap cairan yang kebetulan ada dalam perut. Khasiatnya yang lain adalah meredakan rasa panas dalam perut dan kandungan mineralnya bisa menghilangkan keasaman dalam tubuh dan menyembuhkan sembelit. Jika daging yang liat dimasak dengan kulit melon kuning, ia akan menjadi lunak. 

Melon yang memenuhi standar kesehatan dan layak dimakan haruslah yang segar, bila sudah membusuk justru akan menyebabkan sakit. Jika dimakan setelah mulai membusuk, ia harus dikeluarkan dari tubuh, sebab dalam keadaan seperti itu ia sudah buruk dan beracun.  

(Tips Sehat Ala Rasulullah, 2011)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact