Cegah Varises dengan Shalat - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Cegah Varises dengan Shalat

Cegah Varises dengan Shalat

Cegah Varises dengan Shalat


HARISEHAT.COM ~ Penyakit varises adalah kerusakan yang terjadi pada urat betis, yaitu timbulnya urat-urat besar yang dipenuhi dengan darah yang berubah warnanya sepanjang dua sisi bawah. Penyakit ini menimpa sekitar 10-20 persen manusia dan penyakit ini terbagi dalam dua kategori: 

- Varises tingkat awal terjadi karena kerusakan akibat adanya penyumbatan (embolism) di dalam urat atau kelemahan pada dinding urat. 

- Varises tingkat menengah yang terjadi karena banyak faktor diantaranya gumpalan urat dalam yang mempengaruhi kemampuan penyumbatan (embolism) dalam hal kecermatan. 

Seperti yang disebutkan oleh para ilmuwan, varises merupakan penyakit yang hanya dialami oleh manusia, karena penyakit ini tidak pernah ditemukan pada hewan. Dalam sebuah kajian ilmiah yang mengaitkan shalat sebagai Tasyri' Islami (syari'at Islam) dengan manfaatnya, dokter bidang operasi umum Fakultas Kedokteran Universitas Aleksandria, DR. Taufiq Elwan, melakukan penelitian yang hasilnya adalah shalat merupakan salah satu faktor penting yang menjaga seseorang dari penyakit varises. Hal ini dikarenakan gerakan shalat memiliki keistimewaan yang dapat mengurangi tekanan pada dinding urat betis yang ada di permukaan dan efektif untuk membuat urat samping tersedot serta menguatkan dinding urat yang lemah. 

Dari penelitian yang telah melalui kajian ilmiah yang cermat, ditemukan bahwa tekanan yang dialami dinding urat yang tipis di persendian mata kaki mengalami pengurangan yang signifikan di saat seseorang melakukan shalat. Jika dibandingkan rata-rata tekanan yang terjadi pada kulit luar telapak kaki di saat berdiri dan di saat ruku', maka akan didapati perbedaan. Perbedaan tersebut adalah disaat berdiri tekanannya 93,07 cm/H2o dan disaat ruku' 49,13 cm/ H2o. 

Dari perbandingan tadi tampak bahwa tekanan tersebut hanya sedikit lebih banyak dari setengah tekanan yang terjadi pada dinding urat yang lemah itu. Ketika seseorang duduk dalam shalatnya, maka rata-rata tekanan urat akan berkurang sampai 16,73 cm/H2o. Adapun rata-rata tekanan yang terjadi ketika sujud mencapai 3 cm/H2o. Tingkat tekanan yang rendah ini dapat menyebabkan urat beristirahat dari tekanan selama berdiri. Pada saat sujud kedua tekanan menjadi lebih rendah lagi, yaitu 1,33 cm/H2o. Penurunan tekanan ini merupakan rahmat yang sangat dalam -jika engkau mengetahuinya- bagi orang-orang yang sering berdiri dalam waktu yang lama tanpa istirahat.

(Ahmad bin Salim Baduweilan, Misteri Pengobatan dalam Shalat, 2007)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact