Perbedaan Pusat Seks Lelaki dan Perempuan - HARISEHAT.COM

Breaking

logo

Perbedaan Pusat Seks Lelaki dan Perempuan

Perbedaan Pusat Seks Lelaki dan Perempuan


Perbedaan Pusat Seks Lelaki dan Perempuan

Pusat seks lelaki ada di otak (Brain G-Spot). Dorongan, potensi, endurance seks lelaki normal ditentukan seberapa bugar otak. Dari otak hormon seks mengalir dan bekerja. Karena otak, seks juga terhenti dan terganggu. Aphrodisiaca hanya memberi sensasi seksual, bukan bikin tambah kuat seks. Tidak juga ada obat yang menjadikan seks istimewa. Lebih perlu komunikasi seks yang tidak lumpuh, selain suasana hati yang terjaga. Ganjalan jiwa, sumbatan emosi, dan hambatan fisik, membuat seks tak lagi indah. 

Pusat paling peka rangsang (erogenous zone) perempuan ada di G-Spot (Grafen- berg-Spot) saluran vagina. Kedalaman G-Spot hanya dua inci dari permukaan liang vagina. Berarti penis tak perlu panjang, kalau dengan dua inci (saat ereksi) sudah bisa menyentuh bagian vagina paling peka rangsangan itu. Percuma penis panjang dan besar kalau suasana hati pasangan seks tidak terbangun.

Bukan ukuran penis besar, melainkan bagaimana memainkannya yang menentukan indah tidaknya seks yang akan terpetik. Semakin terampil suami melakukan permainan pendahuluan seks (foreplay) semakin lekas menjadi siap seks istri Semakin sabar suami menunggu tiba saatnya seks istri siap, semakin istimewa seks suami di mata istri. 

Sifat aphrodisiaca terkandung dalam (1) Jenis kerang-kerangan, udang, kepiting, mengandung protein khusus dan kaya mineral Zn (seng), Mn (manganese), dan vitamin B grup memproduksi testosteron hormon seks lelaki, (2) Berbagai bumbu eteris dalam paprika, cabai, jahe, (3) Ginseng (panax ginseng) yang meningkatkan kemampuan ereksi; Maca (horseradish) yang memicu libido; ginkgo-biloba yang memicu ereksi, ketiganya dijuluki Viagra alam; (4) Arginin asam amino yang punya efek menyerupai sildenefil juga dengan meningkatkan orgasmus pada pria maupun wanita; (5) Vitamin E yang membantu pembentukan estrogen, membantu meningkatkan libido juga.

(Dr. Handrawan Nadesul, Jurus Sehat Tanpa Ongkos)

Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact